Bkgi-Bangka Selatan—Meski semua Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan, Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh tetap akan melayani apabila ada jamaah yang ingin memberikan bukti setoran pelunasan haji, melaksanakan pendaftaran haji dan melaksanakan pembatalan haji.

Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H. melalui WA Grup pada Rabu (25/03/2020) yang mengatakan bahwa kalau ada jamaah yang mau melaksanakan pelayanan di seksi PHU silahkan konfirmasi ke Satpam yang standby di Kantor terus Satpan tersebut akan menghubungi Kasi PHU untuk dilayani di Kantor sesuai dengan Surat Edaran Dirjen PHU Kemenag RI.

informasi ini diiyakan oleh kasi penyelenggaraan haji dan umroh Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Selatan H. Agus Sadimin, S.Ag., M.H. melalui pesan whatsapp kamis (26/03/2020).

“Kita tetap akan melayani jamaah yang ingin mendapatkan layanan di seksi PHU sesuai dengan arahan dirjen PHU melalui Surat Edaran Nomor 24002 Tahun 2020 tentang penyesuaian mekanisme pelayanan pendaftaran dan pembatalan haji reguler pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota”, ujar H. Agus Sadimin.

“jadi apabila ada masyarakat yang ingin mendapatkan layanan baik itu menyerahkan bukti pelunasan haji, melaksanakan pendaftaran haji dan melaksanakan pembatalan haji silahkan hubungi Satpam di Kantor atau hubungi pihak Seksi haji untuk selanjutnya melaksanakan pertemuan di kantor”, ujar Kasi PHU.

seuai dengan SE dirjen PHU tersebut ada beberapa hal terkait protokoler pendaftaran haji yang harus dipatuhi bersama yaitu:

  1. pelayanan pendaftaran dan pembatalan jamaah haji reguler dibatasi maksimal 5 orang perhari (kumulatif);
  2. pemblokiran sistem pendaftaran akan dilakukan secara otomatis ketika kuota pendaftaran dan pembatalan per hari telah terpenuhi;
  3. penundaan rekam fingerprint untuk layanan pendaftaran haji dan pelimpahan nomor porsi sampai dengan kondisi normal.

Sedangkan terkait pelunasan BPIH calon jamaah haji di Bank Penerima Setotan (BPS) Kasi PHU menjelaskan bahwa untuk tahap pertama telah dimulai sejak tanggal 19 Maret yang lalu sampai dengan tanggal 30 April 2020 yang akan datang dan untuk tahap kedua akan dimulai pada tanggal 12 Mei sampai dengan 20 Mei 2020. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjen PHU Nomor 24001 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji reguler tahun 1441 H / 2020 M dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Pada surat edaran ini juga dijelaskan agar BPS dalam pelaksanaan pelayanan Bipih reguler agar melakukan protokoler pengendalian COVID-19, termasuk diantaranya dengan jumlah jemaah haji yang dilayani per hari. 

“kami sudah berkoordinasi dengan pihak BPS agar membatasi jumlah penyetor maksimal 5 orang perhari”, terang Kasi PHU. (CeeS83/rma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini