KBS—-Sampai dengan Jum’at (19/06/2020) belum ada jamaah haji Bangka Selatan yang mengajukan pengembalian pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Informasi ini diperoleh pelaksana penyusun bahan informasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan dari Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh H. Agus Sadimin, S.Ag., M.H. saat menemui beliau diruang kerjanya.

“sampai hari ini belum ada satu calon jamaah haji dari Bangka Selatan yang keberangkatannya tertunda tahun ini yang mengajukan pengembalian Bipih”, ujar beliau.

“kita sudah mensosialisasikan kepada Calon jamaah haji melalui perwakilan kecamatan masing-masing maupun WA group bahwa bagi jamaah yang mau mengajukan pengembalian Bipih itu bisa dilakukan dengan melampirkan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama melalui KMA No. 494 Tahun 2020”, lanjut Kasi PHU.

Beliau mengatakan bahwa ada beberapa jamaah haji yang menghubungi beliau menyebutkan bahwa mereka tidak akan menarik dana Bipih tersebut dikarenakan waktunya juga tidak terlalu lama, mereka takut kalau diambil tahun depan mereka tidak ada lagi uang untuk melunasi kembali.

“kami menyerahkan sepenuhnya kepada jamaah apakah mau menitipkan dana haji ke pemerintah melalui BPKH atau menariknya kami persilahkan, kami tidak akan menginterpensinya”, lanjut H. Agus Sadimin.

Selain itu beliau juga memberikan informasi bahwa ada salah satu jamaah haji yang semestinya akan berangkat tahun ini yaitu jamaah haji dari desa Tanjung Sangkar Kecamatan Lepar Pongok yang meninggal dunia.

“terkait hal tersbut sudah kita proses untuk proses pelimpahan nomor porsinya kepada anak almarhum”, terang beliau.

Meski proses kerangkatannya tertunda, seluruh hak jamaah telah kami serahkan termasuk buku manasik haji.

terkait pelaksanaan manasik haji sendiri kami masih berkoordinasi dengan bidang Haji Kanwil Kemenag babel apakah akan tetap dilaksanakan atau bagaimananya. (CeeS83)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini