Bangka Selatan—-Pada tahun ajaran 2020/2021 ini, Yayasan Pondok Pesantren Modern Al Hidayah Desa Gadung Toboali membuat gebrakan yaitu sebuah inovasi dengan membuka program santri kelas unggulan untuk Madrasah Tsanawiyah maupun Madrasah Aliyah Al Hidayah.

Program kelas unggulan ini dibentuk atas usulan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H. yang merupakan salah satu program reformasi birokrasi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H. pendirian program madrasah unggulan ini ditujukan untuk menghidupkan kembali marwah pesantren gadung yang dulu sempat jaya.

“Selain itu program ini juga untuk mempermudah dan memperpendek akses pendidikan warga Bangka Selatan yang menginginkan pendidikan keagamaan yang selama ini harus pergi keluar daerah untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke pesantren”, Terang Kepala Kankemenag Basel.

“Program kelas unggulan pada Pionpes Al Hidayah desa Gadung ini juga dijadikan sekolah percontohan di Kabupaten Bangka Selatan pada khususnya dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya”, lanjutnya.

Syamsul Bahri, S.Pd.I. salah seorang pengurus Pondok pesantren Al Hidayah mengatakan untuk santri yang masuk kelas unggulan ini akan melaksakan aktivitas sekolah formal seperti biasanya.

“tetapi selain melaksanakan pendidikan formal seperti biasanya, santri kelas unggulan ini akan mendapatkan pelajaran tambahan setiap sore dan malamnya, maka dari itu santri yang masuk ke kelas unggulan ini diwajibkan untuk mondok di asrama yang telah disediakan oleh yayasan”, kata Syamsul Bahri yang juga menjabat Kepala MTs Al Hidayah.

Adapun fasilitas yang akan diterima oleh santri yang masuk ke kelas unggulan ini adalah bebas uang SPP, gratis makan minum selama di asrama, gratis uang asrama dan akan diprioritaskan untuk mengikuti berbagai kegiatan atau perlombaan baik yang diselenggaraka  oleh Kementerian Agama mapaun oleh Pemerinta Daerah serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“untuk tahun pertama ini kita hanya akan meneriam 12 santri dengan kuota untuk MTs sebanyak 9 santri dan MA 3 santri dan dikhususkan untuk santri putri saja dikarenakan keterbatasan asrama, jadi proses pemilihan santrinya akan diseleksi dengan ketat untuk mendapatkan santri unggulan di kelas unggula tersebut”, terang Syamsul Bahri.

“teknis penerimaan santri unggulan ini, setiap santri putri yang mendaftar pada PPDB akan ditawarkan untuk masuk ke kelas unggulan, kalau mau mereka didaftarkan ke kelas unggulan dan diseleksi lagi, tapi bagi siswa yang tidak mau akan tetap didaftarkan ke kelas biasa”, terangnya.

Ponpes Al Hidayah Desa Gadung mempunyai beberapa program unggulan yang telah menghasilkan prestasi yaitu Seni Kaligrafi, Muhadharoh, Pramuka, Hadroh, Tahfizh Qur’an dan Tahfizh Hadist serta setiap santri akan disalurkan sesuai dengan bakat dan potensi masing-masing santri. (CeeS83)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini