Bkgi, Toboali – Dharma WAnita Pesatuan ( DWP ) Kementerian Agama Se- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari ini mengadakan arisan gabungan yang kali diselenggarakan di Kemenag Bangka Selatan. Pertemuan yang rutin di laksanakan dakam 2 bulan sekali ini memang diadakan di tempat yang berbeda beda, dengan tujuan ajang silahturahmi antar sesama anggata, serta menambah keterampilan para6 anggota DWP.

Ketua DWP kemenag Basel Ny. Eni Yusnita Sari Jamaludin menyambut hangat para ketua dan anggota DWP Kemenag se-Babel. Dalam Sambutannya beliau mengatakan pertemuan ini akan dilaksanakan outdoor tepatnya di desa tiram tukak sadai, Basel. Tetapi dikarenakan pandemi Covid-19 dan Kab. Basel juga berstatus Zona merah maka pertemuan ini diadakan di Kantor kemenag Basel dan tidak mengurangi tujuan dan manfaat pertemuan ini dengan tetap menjalankan protokol Covid-19. Beliau juga menambahkan pertemuan ini juga bisa dilaksakaan dikarenaka pemerintah sudah mengeluarkan status New Normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Diakhir sambutan beliau juga mengatakan ada bazar buat para anggata, yang dilaksanakan kerja sama bidang ekonomi dan bidang lainnya.

Penasehat DWP kemenag Babel dan juga ketua DWP Kanwil kemenag Babel NY. Sy Bariah Muhammad Ridwan diawal arahannya mengatakan bahwa pertemuan para anggota DWP Kemenag se-Babel wajib di laksanakan walaupun hanya dilaksanakan 2 bulan sekali, para anggota DWP di kemenag bisa melaksanan pertemuan sebulan sekali di kantor kemenag masing-masing. lanjut beliau mengatakan bahwa pertemuan DWP kali ini memang terbatas dikarenakan karena adanya Pandemi Covid-19, dan keadaan New Normal baru diberlakukan pemerinta dengan tetep melaksanakan protokol Keselamatan Covid-19.

Menyinggung hal penting lainnya Penasehat DWP menjelaskan bahwa di awal era terbentuknya persatuan istri pegawai negeri, iuran yang diberlakukan tetap adalah berdasarkan golongan, tetapi sekarang menyesuaikan dengan kebijakan di tempat masing-masing. DWP tidak memiliki sumber dana yang tepat, maka untuk menunjang segala kegiatan, iuran dari anggota sangat la berguna. Siapa lagi yang akan menghidupkan DWP kalou bukan kita sendiri sebagai anggotanya, ujar beliau.

Selaku istri Pegawai kemenag kita harus bisa menyingkapi tindak tanduk serta berita yang ada disekitar kita. Kita harus bijak serta bisa menjaga lisan dan prilaku layaknya seorang ibu. Karena ibu prinsipnya adalah orang yang mulia yang melindungi keluarganya. Diakhir kata beliau berpesan kepada seluruh anggota DWP agar bisa menjadi tauladan dan contoh di masyarakat, dimulai dari diri sendiri dan keluarga kecil kita, maka akan menjadi contoh bagi keluarga lainnya, ujar beliau.
Dipenghujung acara para anggota DWP mengunjungi bazar yang menjual kebutuhan pangan yang di produksi sendiri oleh anggota DWP kemenag Basel, serta di tutup dengan makan siang bersama dengan khas masyarakat Babel dengan makan di dulang bersama-sama.(Vie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini