Bangka Selatan—Terkait pelaksanaan ibadah Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban tahun 1441 H / 2020 M, Kementerian Agama Republik Indonesia telah resmi mengeluarkan Surat Edaran Menteri Agama dengan nomor SE 18 Tahun 2020 tertangggal  30 Juni 2020.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H. melalui Kasi Bimas Islam H.M. Karyawan, S.Ag. meminta kepada seluruh Kepala KUA dan penyuluh agama islam se Kabupaten Bangka Selatan dapat ikut aktif dalam mensosialisaikan perihal surat edaran tersebut untuk dapat diketahui dan dilaksanakan oleh masyarakat terutama bagi pemeluk agama Islam di Kabupaten Bangka Selatan yang akan melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha dan pemotangan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1441 H yang Insya Allah akan jatuh pada tanggal 31 Juli 2020 M.

“untuk pastinya kapan kepastian jatuhnya tanggal 10 Dzulhijah 1441 H tersebut, kita masih akan menunggu sidang isbath Pemerintah Indonesia yang biasanya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Dzulkaidah 1441 H atau sekitar tanggal 21 Juli 2020 M”, ujar Kasi Bimas Islam.

Dalam surat edaran tersebut menurut Kasi Bimas Islam pemerintah melalui Kementerian Agama mengizinkan pelaksanaan ibadah sholat id maupun pemotongan qurban dilaksanakan di semua daerah dengan tetap memperhatikan protokoler kesehatan.

“Di surat edaran tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan sholat idul adha 1441 H dibolehkan dilaksanakan baik di masjid maupun di lapangan atau ruangan lainnya dengan wajib memenehui beberapa persyaratan yang sesuai dengan protokoler kesehatan COVID 19”, terang beliau.

“Salah satu syaratnya adalah panitia maupun pengurus masjid wajib menyiapkan petugas untuk dapat mengawasi penerapan protokoler di area tempat pelaksanaan ibadah sholat id”, lanjut beliau.

Sedangkan untuk pelaksanaan pemotongan hewan qurban pada surat edaran tersebut diterangkan bahwa untuk dapat dilaksanakan di lapangan atau ruangan yang luas agar memungkinkan penerapan physical distancing dan panitia dapat mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan hewan qurban, jelas Kasi Bimas Islam. (CeeS83)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini