Hal itu diketahui sesuai dengan pengamatan langsung yang dilakukan oleh penyusun bahan informasi pada Selasa (7/7/2020) yang kebetulan meja kerjanya bersebelahan dengan operator PMZI Mulyadi yang tugas utamanya sebagai pengadministrasi keuangan Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan.

Menurut Mulyadi unsur penilaian Mandiri Zona Integritas ini terdiri dari dua unsur utama yaitu Proses dan hasil yang keduanya memiliki persentase 60 dan 40 ?ri total penilaian.

“Baik unsur Proses dan Unsur Hasil dibagi lagi kedalam beberapa item yang kesemuanya memiliki nilai masing-masing”, jelas beliau.

Kalau tahun kemarin kita hanya mengisi datanya tanpa ada unsur penunjangnya baik itu berupa SK maupun foto-foto, tetapi tahun ini kita mengisinya PMZI ini tidak hanya berdasarkan data saja tetapi kita buktikan dengan fisiknya, lanjutnya.

Adapun target yang telah ditetapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan untuk Penilaian Mandiri Zona Integritas tahun ini adalah 95 %.

“kalau melihat data dan penunjang yang kita punyai, target itu sudah realistis karena dibandingkan dengan tahun kemarin kelengkapan unsur penunjang di Kankemenag Bangka Selatan lebih lengkap dan lebih siap lagi”, ujar Mulyadi.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H menerangkan bahwa Kalau di tahun kemarin kita belum memiliki inovasi yang menjadi salah satu penunjang penilaian, di tahun ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan sudah memiliki 9 Inovasi.

Selain itu untuk unsur e office pada tahun ini sudah dirilis dua aplikasi e office sebagai unsur penunjang kerja di Kankemenag Bangka Selatan yaitu Buku Tamu Online serta Si Malaikat atau Sistem Informasi Manajemen Layanan Melekat sebuah aplikasi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melaporkan apaabila ada ketidakpuasan dalam pelayana yang diberikan oleh pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan.

“dan yang paling penting di tahun 2020 ini adalah sudah maksimalnya pelayanan yang diberikan melalui PTSP”, terang Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Bangka Selatan.

“semoga dengan upaya yang sudah maksimal ini, Kantor Kementerian Agama kabupaten Bangka Selatan dapat mendapat predikat WBK/WBBM pada tahun 2020 ini”, pungkasnya. (CeeS83)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini