Bangka Selatan—Menanggapi isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait penghapusan mapel PAI dan Bahasa Arab di madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan melalui Kasi Pendidikan Madrasah Harus, S.Pd.I membantah hal tersebut.

Menurut Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Bangka Selatan kepada Penyusun bahan Informasi Kankemenag Bangka Selatan Senin (13/07/2020), isu yang berkembang itu tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

“Yang sudah tidak berlaku lagi itu bukan mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di madrasahnya, tapi yang sudah tidak berlaku lagi itu adalah KMA Nomor 165 Tahun 2014 tentang kurikulum 2013 mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah”, ujar beliau.

“Untuk mengganti KMA Nomor 165 tahun 2015 kemudian pemerintah menerbitkan KMA baru yaitu Kma Nomor 183 dan 184 Tahun 2019 yang mengatur kembali terkait Pelajaran PAI dan Pendidikan Bahasa Arab dengan pastinya ada Penyempurnaan-penyempurnaan”, lanjut kasi Pendidikan Madrasah.

“Jadi intinya mapel pendidikan agama Islam yang terdiri dari Akidah akhlak, Qur’an Hadist, Fiqih dan SKI di Madrasah serta Pendidikan Bahasa Arab tetap ada”, terang beliau.

Lebih lanjut beliau juga mengatakan bahwa dengan adanya perubahan dari KMA 165 2015 ke KMA Nomor 183 dan 184 tahun 2019 malahan memberi keleluasaan bagi madrasah untuk berinovasi dengan mengembangkan mata pelajaran muatan lokal misalkan menambahkan mata pelajaran Tahfidz Qur’an, telaah kitab kuning, hadroh dan lain-lain.

“Maksimal tiga mata pelajaran mulok dan jumlah penambahan jam pelajaran sebanyak enam jam”, kata beliau.

Menurut Kasi Pendidikan Madrasah informasi ini perlu diluruskan, dikarenakan banyaknya informasi yang berseliweran di masyarakat dari sumber yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Banyaknya infomasi yang tidak jelas dan pastinya tidak bisa dipertanggungjawabkan sepertilah yang membuat masyarakat bingung, sehingga kami dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan merasa perlu mengklarifikasi informasi ini”, pungkas beliau. (CeeS83)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini