bkgi,Pangkalpinang-Pembinaan ASN di Lingkungan Kanwil Kemenag Prov.Kep.Babel oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kep.Babel Ranu Mihardja, SH.M.Hum di Auditorium Kanwil Kamis 23 Juli 2020 diikuti  pejabat eselon III dan IV, Kabid,Pembimas,KaKankemenag Kab/Kota Se Babel,Kepala KUA, Kepala Madrasah, Penghulu serta Ketua DWP Kanwil Kemenag Babel.

Dalam sambutan Ka Kanwil Kemenag Prov.Kep.Babel Dr.H.Muhammad Ridwan, MM  sekaligus melaporkan bahwa suatu kehormatan Kajati bisa memberikan pembinaan ASN dilingkungan Kanwil Kemenag Babel karena secara administrasi yang terkait  hukum bagaimana melaksanakn tugas sehari-hari.Dengan pembinaan Kajati ini diharapkan untuk pencegahan dan penindakan dari aspek hukum yang ada di Kanwil terkait anggaran PNBP  maupun Kab/Kota.Karena fungsi pembinaan ini yaitu pembangunan ajaran agama kepada masyarakat.Sesuai ajaran agama masing-masing yang memiliki penyuluh agama.

Dalam kesempatan itu Kepala Kejaksaan Tinggi Prov.Kep.Babel Ranu Mihardja SH.M.Hum dalam pembinaannya mengatakan untuk mengajak kebaikan,apa itu korupsi harus diketahui dan difahami supaya meresap sampai di sanubari agar nantinya sadar untuk tidak melakukan korupsi.

“Ketika bicara korupsi dalam penindakan dan pencegahan supaya faham. Perlunya kejujuran,instropeksi  karena korupsi sudah ada sejak manusia lahir sampai meninggal.Fenomena yang ada korupsi itu dimulai yang kecil,jangan sampai ASN Kemenag Babel korupsi bicara fakta jangan sampai tertipu harus bisa menjaga supaya tidak terjadi korupsi jangan ada penyuapan,”jelasnya.

“Ada beberapa faktor terjadinya korupsi yaitu faktor lingkungan,faktor  melemahnya sistim pengawasan karena sistim pengawasn bisa di bangun dan  dicegah, dan karena faktor individu yang paling menentukan, dengan cara pola hidup sederhana.Karena korupsi sesuatu perbuatan yang buruk, curang intinya tidak jujur,”pungkasnya.(rma)

@Berita Humas Kemenag Babel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini