Bangka Selatan—Didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha H. Iskandar, S.Pd.I., M.M. dan seluruh pejabat eselon IV di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H. menyambut kedatangan tamu yang datang dari Provinsi Sumatera Barat tepatnya dari Kabupaten Pasaman, Senin (14/12/2020).

Adapun tamu dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman ini terdiri dari empat orang yang terdiri dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Dedi Wandra, S.Ag., M.A., Kasi PHU Kankemenag Pasaman Drs. H. Edy Ridwan serta dua orang pelaksana yaitu Hendri MHS, S.Sos dan Imelfia, S.Ag. yang kedatangannya ke Kabupaten Bangka Selatan bertujuan untuk melaksanakan studi banding terkait program pengurusan dokumen melalui Siskohat Mobile.

Kepala Kankemenag Bangka Selatan saat berbincang santai dengan kepala Kankemenag Pasaman menceritakan ide awal sehingga terciptanya inovasi layanan Siskohat Mobile di Kankemenag Bangka Selatan.

“Kabupaten Bangka Selatan ini secara topografi adalah wilayah kepualaun, dimana dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Selatan, dua kecamatan merupakan kecamatan kepualauan yaitu kecamatan Lepar Pongok dan Kecamatan Kepulauan Pongok”, terang H. Jamaludin.

“Sehingga rasanya perlu menciptakan sebuah inovasi yang dapat memudahkan pelayanan kepada masyarakat terutama layanan dibidang haji”, lanjut beliau.

Beliau juga menjelaskan bahwa untuk memudahkan layanan Siskohat Mobile ini kepada masyarakat, kami dari Kankemenag Bangka Selatan mengadakan perjanjian kepada salah satu Bank yang ada  di Bangka Selatan yaitu Bank Sumses Babel Cabang Toboali, kenapa kita memilih Bank ini karena cuma Bank inilah yang membalas tawaran MoU dari kita.

Sedangkan Kepala Kankemenag Pasaman mengatakan bahwa tujuan kedatangan beliau beserta rombongan yang pertama adalah untuk menjalin silaturahmi diantara kedua belah pihak.

Selain itu menurut H. Dedi Wandra, S.Ag., M.A. tujuan lain dari kedatangan mereka adalah untuk mempelajari terkait Mobile Siskohat.

“Kami sebenarnya sudah membayangkan terkait hal ini, karena di kantor kami ada dua mobil dinas yang terpakai hanya satu saja”, terang beliau.

Beliau juga mengatakan bahwa topgrafi Pasaman mempunyai kesamaan dengan Bangka Selatan dimana jarak kecamatan terjauh dari Kantor itu lebih kurang 80 KM yang jalannya berkelok-berkelok sehingga rasanya cocok kalau diadakan inovasi Siskohat mobile di Kabupaten Pasaman. (CeeS83)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini