Bangka Selatan, Senin, (22/08/2022), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan melalui Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS)  menggelar sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Tanda Daftar Lembaga Pendidikan Alquran (SIPDAR-PQ), bertempat di gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kankemenag Bangka Selatan. Kegiatan diikuti hampir seluruh lembaga TPQ yang tersebar di 8 (delapan) Kecamatan se-Kabupaten Bangka Selatan.

Sosialisasi aplikasi SIPDAR-PQ dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu Kamis, 18 Agustus 2022 dan Senin, 22 Agustus 2022. Pada hari pertama pesertanya berasal dari kecamatan Toboali, Tukak Sadai, Lepar Pongok dan Kepulauan Pongok. Sedangkan pada hari kedua pesertanya dari kecamatan Air Gegas, Payung, Simpang Rimba dan Pulau Besar.

SIPDAR-PQ adalah sebuah aplikasi yang memudahkan lembaga dalam mengelola administrasinya. SIPDAR-PQ hadir untuk menyesuaikan situasi zaman yang serba digital. Menu layanannya antara lain pelayanan pendirian lembaga, serta updating data lembaga pendidikan Alqur’an. Aplikasi ini juga menampilkan fitur yang friendly dan mudah diakses dari ponsel.  Jadi, lembaga tidak perlu lagi membawa berkas ke kantor kemenag secara manual, karena semua berkas diunggah melalui aplikasi tersebut.

Kasi PAPKIS, Jumiati, S.Sos.I.,M.Pd, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan, menyampaikan bahwa sosialisasi SIPDAR-PQ dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada operator lembaga TPQ serta sebagai sarana berdiskusi untuk saling memberikan informasi terkait penggunaan aplikasi SIPDAR-PQ, selain itu beliau juga menjelaskan tugas admin kemenag kabupaten dan kanwil sebagai verifikasi dan validasi data yang sudah diunggah lembaga, melalui SIPDAR –PQ juga piagam operasional beserta nomor statistik dikeluarkan oleh Kementerian Agama pusat secara otomatis dan dapat diprint langsung oleh lembaga.

“Sosialisasi SIPDAR-PQ dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada operator TPQ yang ada di Kabupaten Bangka Selatan, nanti setelah data terisi admin kabupaten dan provinsi akan melakukan verifikasi dan validasi data. Melalui SIPDAR-PQ ini juga piagam operasional dan nomor statistik Lembaga dikeluarkan oleh kemenag pusat” imbuh Jumiati.

Lebih lanjut Jumiati juga menyampaikan akan pentingnya updating data pada lembaga pendidikan Alquran terutama update data melalui Education Managemen Information System (EMIS), karena melalui EMIS nantinya lembaga akan dapat mengakses banyak bantuan, di antaranya bantuan insentif tenaga pendidik melalui aplikasi SIKAP dan bantuan operasional lembaga melalui aplikasi SIMBA.

“Saya berharap kepada seluruh lembaga TPQ agar terus melakukan update data pada EMIS nya masing-masing, sehingga nanti memudahkan lembaga ketika mengajukan bantuan, baik untuk ustadz/ustdzah, maupun untuk operasional lembaga itu sendiri” pungkas Jumiati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini